Oct 21

Demak diharapkan Bebas Stunting

Spread the love
Bupati Demak HM Natsir didampingi Kadinpermades P2KB Kab Demak Drs Daryanto ,MM , Camat Sayung Wiwin Edy Widodo, Sekdin Permades P2KB Supriyatiningsih, serta Nara sumber dari PKK Indah Kusumawati sedang megikuti acara pembukaan Refresing Kader, Mranggen 21 Oktober 2019

Demak diharapkan bebas Stunting sehingga daya upaya kita lakukan untuk menuju hal tersebut, karena kualitas SDM akan menentukan masa depan anak anak kita . Hal itu disampaikan Bupati Demak HM Natsir dalam acara pembukaaan refresing Kader Posyandu peduli stunting tingkat Kabuapten Demak yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Mranggen , Senin 21 Oktober 2019.

Sementara Kadinpermades P2KB Kab Demak melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan serentak di 14 kecamatan dengan melibatkan berbagai unsur Bapeda, PKK, Dinkes dan lintas sedktor terkait,setelah kegiatan ini dilaksanakan maka kualitas kader posyandu dalam rangka penimbangan dan kegiatan di posyandu akan meningkat kualitasnya sehingga deteksi dini terhadap kejadian stunting dapat di ketahui

Refreshing Kader Posyandu Peduli Stunting Kabupaten Demak Tahun 2019 Senin, 21 Oktober 2019, bertempat di Pendopo Kec.Mranggen dilangsungkan acara Pembukaan Refreshing Kader Posyandu Peduli Stunting Kabupaten Demak secara resmi oleh Bupati Demak, H.M. Natsir. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinpermades P2KB Kab.Demak, Sekretaris Dinpermades P2KB Kab.Demak, Perwakilan dari Dinas Kesehatan , Bappeda, dan Pokja 4 PKK Kab.Demak, serta Camat Mranggen.

Acara ini dimulai dengan sambutan dari Kepala Dinpermades P2KB Kab.Demak, Drs.Daryanto, MM yang menyampaikan bahwa kegiatan refresing Kader Posyandu Peduli Stunting ini dilaksanakan 14 kali di 14 kecamatan, dimana masing-masing desa mengirim 3 orang wakilnya, yaitu 1 ketua tim penggerak pkk desa, 1 kader pembangunan manusia, dan 1 kader posyandu. Seluruh kegiatan ini dibiayai oleg APBD-P 2019, sehingga Drs.Daryanto,MM berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.

Selanjutnya Wiwin Edi Widodo, S.Sos, MM, selaku Camat mranggen menyampaikan bahwa beliau beserta segenap kepala desa mendukung penuh program pemerintah dalam rangka menurunkan stunting, dibuktikan pada tahun 2019 sampai dengan hari ini seluruh desa di kecamatan mranggen telah memberikan makanan tambahan (PMT) senilai Rp.8000 per balita, selain itu seluruh Kepala Desa juga berdeklarasi siap menurunkan stunting dan ODF serta berkomitmen untuk Kec.Mranggen Bebas DBD tahun 2020.

Bupati Demak, HM.Natsir dalam sambutanya sebelum membuka acara menekankan pentingnya seorang ibu dalam menjalankan perannya dengan baik, menata rumah tangga, menyiapkan makanan yang bergizi untuk anak, sehingga dapat menciptakan anak-anak yang sehat dan bahagia, sehingga harapanya pada 2020 tidak ada lagi kasus stunting di Kab.Demak.
Pada Kegiatan ini disampaikan pemaparan materi oleh beberapa narasumber diantaranya, Dra.Supriyatiningsih, selaku Sekretaris Dinpermades P2KB Kab.Demak yang memberikan materi mengenai Pemberdayaan Masyarakat Desa Cegah Stunting. Desa memliki dana desa yang dapat digunakan untuk penurunan stunting, melaluli kader posyandu, juga kader pembangunan manusia diharapkan dapat bekerja bersama-sama untuk mencapai target Kab.Demak Bebas Stunting Tahun 2020.

Selain itu para peserta juga diberikan materi mengenai Pencegahan dan penanggulangan stunting oleh Asih Ariani, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kab.Demak, Peran PKK dalam pemanganan stunting oleh Indah Kusumawati, perwakilan Pokja 4 PKK Kab.Demak, dan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Stunting di Kab.Demak oleh Perwakilan dari Bappeda Litbang Kab.Demak.
Kader merupakan ujung tombak pelaksanaan program di masyarakat, adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta menumbuhkan kembali semangat bagi kader dalam bergotong royong menyukseskan program pemerintah untuk menurunkan stunting.

BPKB Kec.Mranggen

Leave a Reply

Your email address will not be published.