May 20

Kegiatan Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2019

Kegiatan Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan didasarkan Surat Gubernur Jawa Tengah Nomor 414.1/0000021 tanggal 2 Januari 2019 bahwa Penilaian  Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan Kabupaten Demak tahun 2019 dibagi menjadi 3 (tiga) tahap, yaitu Tahap Verifikasi Administrasi, yang dilaksanakan pada 1 s/d 6 Maret  2019 di Ruang Pertemuan Dinpermades P2KB. Pada tahap ini semua peserta dari 14 Desa usulan dari Kecamatan menyampaikan berkas persyaratan Lomba Desa dan Administrasi pendukungnya. Tahap selanjutnya yaitu Tahap Paparan Kepala Desa, yang dilaksanakan pada 11 s/d 14 Maret 2019 di ruang Pertemuan Dinpermades P2KB. Pada tahap ke-II ini, Kades peserta Lomba Desa  diwajibkan memaparkan Isi dokumen yang telah dikumpulkan, menunjukkan kemampuan Kades dalam menguasai materi dan menjelaskan keadaan/potensi Desa, dan kemampuan Kades dalam menjawab pertanyaan /menjelaskan hal-hal yang ditanyakan penilai.

Desa-desa yang berhak maju ke tahap penilaian lapangan yaitu Desa Karangsari Kecamatan Karangtengah, Desa Tegalarum Kecamatan Mranggen, Desa Lempuyang Kecamatan Wonosalam, Desa Solowire Kecamatan Kebonagung, Desa Dempet Kecamatan Dempet, Desa Mlaten Kecamatan Mijen, dan Desa Jungsemi Kecamatan Wedung. Selain itu juga Kelurahan Bintoro Kecamatan Demak dan Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak.

Pada tahap III dilaksanakan penilaian lapangan untuk menguji isian data /dokumen Lomba Desa dan Paparan Kepala Desa pada tahap sebelumnya. Setelah ketiga tahap penilaian dilaksanakan, selanjutnya Tim Penilai Tingkat Kabupaten melakukan rapat penentuan pemenang lomba Desa Tahun 2019 pada hari Kamis tanggal 11 April 2019 dan diperoleh hasil Desa Mlaten sebagai juara I, Desa Tegalarum sebagai juara II, Desa Lempuyang sebagai juara III, Desa Jungsemi sebagai juara harapan I, Desa Solowire sebagai juara harapan II, Desa Dempet sebagai juara harapan III dan Desa Karangsari sebagai juara harapan IV. Untuk lomba Kelurahan didapat hasil Kelurahan Kadilangu mendapat hasil juara I dan Kelurahan Bintoro sebagai Juara II.

Untuk penentuan pemenang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2019 dituangkan dalam Keputusan Bupati Demak Nomor 414.1/124 Tahun 2019 tanggal 23 April 2019 tentang Penetapan Pemenang Evaluasi Perkembangan Desa/ Kelurahan (Lomba Desa/Kelurahan) Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2019.

(Bidang Kelembagaan Desa )

May 19

Teknikal Meeting Duta Genre

Teknikal Meeting Duta Genre Kab Demak tahun 2019 merupakan rangkaian dari acara pemilihan duta genre kabupaten Demak 2019.

Rangkaian Acara pemilihan duta genre dimulai dari pendaftaran sd tanggal 17 Mei 2019 kemudian dilanjutkan dengan seleksi administrasi hari berikutnya yaitu 18 Mei 2019 dan setelah itu kegiatan teknikal meeting diadakan hari ini 19 Mei 2019 untuk menerangkan kepada peserta langkah2 sebelum seleksi final yaitu tanggal 25 Juni 2019 dan pada akhirnya akan terpilih beberapa peserta duta genre untuk di tampilkan di Grand Final.

Teknikal meeting ini dipimpin oleh kabid KB  Dinpermades p2kb Kab Demak , Drs. Chandra Wijanarko, M.Si.  Ketua Panitia Ahmad Syaifudin beserta pemenang Duta Genre tahun 2018 untuk menjelaskan mekanisme seleksi dan tahapan apa saja yang harus dilewati peserta agar bisa tampil di Grand Final Duta Genre Kab Demak tahun 2019.

Disusun Oleh : Kasie Jaminan Pelayanan KB – Bidang KB dan KS

May 18

Rumah Data sebagai Rujukan Kebijakan di Kampung KB

Kabid Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Sholekul Hadi setelah mengunjungi Rumah Data di Kampung KB dusun Menco Desa Berahan wetan Kecamatan Wedung Kab Demak minggu lalu , minggu lalu

Rumah data di kampung Keluarga Berencana fungsinya sangat penting sebagai rujukan dalam pengambilan keputusan pembangunan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Ketahanan keluarga ( KKBPK ) di tingkat desa dalam rangka mensejahterakan masyarakat. Hal itu di sampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN perwakilan provinsi Jawa Tengah , Selasa 7 mei 2019 Minggu lalu .
Menurut Sholekul Hadi , tujuan pembentukan kampung KB adalah mendekatkan pelaynan kepada masyarakat dalam program kependudukan keluarga berencana dan ketahanan keluarga hasil akhirnya adalah mensejahterakan masyarakat, selain itu juga diutamakan daerah miskin pinggiran , daerah yang sulit di jangkau , wilayah angka kesertaan KB nya relatif rendah dan partisipsi pembangunan kurang . Selain itu sebagai sarana koordinasi dengan lintas sektor terkait dalam mengatasi permasalahan pengendalian penduduk . Hal itu disampaikan di tengah tengah peninjauan kampung kb di dusun menco desa Berahan Wetan kec Wedung kab Demak .

Kampung KB di dusun menco adalah salah satu kampung KB diantara 34 kampung KB yang telah dicanangkan oleh Pemkab Demak di tahun 2017 dan 2018, terletak di bantaran sungai Wulan yang kondisi sangat memprihatinkan , sering mengalami banjir , masyarakat sebagian besar kurang mampu.
Ikut mendampingi peninjauan dari Dinpermades P2 KB kabupaten Demak Kepala Bidang Dalduk Penyuluhan dan Penggerakan Sukardjo SKM M.Kes, Kasi Pengendalian Penduduk dan IGA Drs Adi Susanto, MH,dan Kasi advokasi, KIE dan penggerkan Drs Ahlam Kamal , MM.
Disisi lain di kampung kb tersebut setelah dicanangkan tahun 2017 lalu saat ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, antara lain peran akseptor KB mengalami peningkatan untuk peserta kb pria sebanyak 6 orang dalam waktu setahun ini , hal itu disampaikan koordinator PLKB kec Wedung Abdul Aziz , S.Sos disela sela mendampingi rombongan

Bid Dalduk, Penyuluhan dan Penggerakan