GAJAH, Selasa, (07/09/2021) bertempat di rumah salah satu kader di Desa Sambiroto, diadakan pembinaan dalam rangka pemahaman tentang Kesehatan Reproduksi bagi Calon Pengantin, di mana Desa Sambiroto Notabene merupakan salah satu desa lokus stunting yang ada di kabupaten Demak. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan khusus bagi pemerintah dalam upaya penanganan penurunan angka stunting.
Kegiatan ini menghadirkan 3 (tiga) nara sumber yaitu :
- Bambang Prosdiantoro, dari Dinpermades P2KB Kabupaten Demak.
- H. Muzamil, S.Ag, M.Si dari Kepala KUA Kecamatan Gajah
- Drs. Supriyanto selaku Koordinator Lapangan Balai Penyuluhan KB Kecamatan Gajah.
Koordinator lapangan Balai Penyuluhan KB kecamatan Gajah, Drs. Supriyanto dalam sambutannya sebagai penutup acara menyampaikan pentingnya pemahaman kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting bagi para calon pengantin agar terhindar dari bahaya penyakit seperti HIV/AIDS, mengerti bagaimana cara pencegahan stunting serta memahami bagaimana upaya terbaik dalam mengatur jarak kelahiran bagi pasangan calon pengantin.
Pada sesi berikutnya Bambang Prosdiantoro menyampaikan agar para calon pengantin bisa memahami tentang kesehatan reproduksi sehingga bisa merencanakan kapan harus menikah dan bagaimana cara mengatur jarak kelahiran agar anak yang dilahirkan nantinya menjadi anak yang sehat.
Sebelumnya pada sesi pertama, Muzamil, S. Ag, M.Si sebagai Kepala KUA kecamatan Gajah sekaligus narasumber menyampaikan bagaimana mewujudkan keluarga yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah. Termasuk usia ideal melangsungkan pernikahan, minimal 19 bagi pasangan usia menikah baik laki-laki maupun perempuan.
Tim BPKB Kecamatan Gajah.







