














DEMAK (18/1/2024)- Mengawali Tahun 2024, Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh KB (DPC IPeKB) Kabupaten Demak menggelar Rapat Kerja pada Kamis, 18 Januari 2024. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinpermades P2KB Kabupaten Demak ini, beragendakan sejumlah pembahasan penting, meliputi Evaluasi Program Kerja Tahun 2023, Penyusunan Program Kerja untuk Tahun 2024, serta Laporan progres Panitia Capacity Building IPeKB Demak.
Bertempat di Reinz Cafe & Resto Demak, giat Raker diawali dengan laporan panitia penyelenggaraan kegiatan oleh Ketua Umum DPC IPeKB Kabupaten Demak Sumarwanto, SKM. Diantaranya mencakup peserta kegiatan, dimana agenda rutin tahunan ini diikuti oleh 46 Penyuluh KB ASN (PNS & PPPK) dan 7 PLKB Non ASN dari 14 kecamatan. Sementara untuk anggaran kegiatan bersumber dari Kas IPeKB, serta nantinya hasil Raker ini akan dilaporkan ke DPD IPeKB Provinsi Jawa Tengah.
Berlanjut, sambutan dari Kadinpermades P2KB Kabupaten Demak Drs. Taufik Rifa’i, M.Si, yang secara resmi membuka jalannya kegiatan. Sejumlah informasi program Bangga Kencana terkini disampaikan, dimana Kabupaten Demak terpilih menjadi Pilot Project Percepatan Penurunan Stunting di tahun 2024. Sehingga membutuhkan peran aktif seluruh Penyuluh KB di 14 kecamatan. Termasuk perihal ketertiban dan kerapihan administratif kegiatan juga menjadi hal yang disorot dan perlu ditingkatkan. Pesan motivasi pun turut disampaikan dalam kesempatan ini. “Lebih baik salah karena bekerja, dari pada tidak pernah salah karena tidak bekerja”, tegas Taufik.
Sementara itu, Kepala Bidang P2PP Sukardjo, SKM, M.Kes menambahkan prolog dari pelaksanaan Raker DPC IPeKB Demak pada hari ini. Dimana menjadi wadah laporan pertanggung jawaban dan evaluasi atas kinerja kepengurusan organisasi selama ini. Dengan posisi IPeKB sebagai organisasi profesi “plat merah”, tentunya segala program kerjanya akan mengarah pada kesuksesan Program Pemerintah di lapangan. Untuk wilayah Kabupaten Demak sendiri, masih terdapat sejumlah PR di tahun 2024 ini, yakni target- target program yang belum tercapai, seperti TFR, Peserta KB Aktif (PA), dan Unmet need. Termasuk belum optimalnya pelaporan di aplikasi Siga untuk beberapa indikator data. Disinilah diharapkan Penyuluh KB, melalui IPeKB Demak, dapat mendukung pencapaian target- target Program Bangga Kencana tersebut. “Buat prioritas dalam organisasi, yang penting solid, kompak dan action plan-nya”, pesan Sukardjo untuk agenda Raker hari ini.
Adapun agenda inti diisi dengan informasi kepegawaian oleh Sekretaris Umum DPC IPeKB Demak Saori Romadona, S.I.Kom. Dilanjutkan dengan Laporan Pertanggung jawaban Program Kerja dan Keuangan Jajaran Pengurus Inti DPC IPeKB Demak, yang secara berurutan disampaikan oleh Ketum Sumarwanto, SKM, Waketum Gunardi Sapto, SH, dan Bendum Vina Indriani, SE. Berlanjut dengan penyusunan Program Kerja DPC IPeKB Kabupaten Demak Tahun 2024 bagi masing- masing jabatan dan bidang organisasi. Terakhir, laporan panitia capacity building IPeKB Demak, yang disampaikan oleh Ketua Panitia Heryani Yunita Dewi, SKM, M.Kes dan Bendahara Ana Farichatin, SKM, sekaligus menutup jalannya pertemuan. Rencananya Capacity Building IPeKB Demak akan digelar di Bandung, Jawa Barat, pada 29 Februari 2024 mendatang.
(Tim IPeKB Demak)