
Jumat, 15 Juli 2022, bertempat di Aula Wakil Bupati Demak Lt 2 telah dilaksanakan kegiatan ProPN Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung KB dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting.
Hadir dalam kegiatan:
1. Perwakilan BKKBN Privinsi Jawa Tengah;
2. Kabid KBK dan KK;
3. Narasumber dari Dinas Kesehatan Kab. Demak;
4. Narasumber dari Kantor Kemenag Kab. Demak;
5. Sub Koordinator pada Bidang KBK dan KK;
6. Koordinator Lapangan BPKB Kec se-Kab. Demak;
7. Perwakilan Ketua Pokja Kampung KB di masing-masing kecamatan.
Dalam kegiatan ini membahas tentang re-konseptualisasi Kampung KB dari Kampung Keluarga Berencana menjadi Kampung Keluarga Berkualitas, dimana perubahan tersebut dilakukan untuk mempertegas bahwa Kampung KB merupakan kampung pembangunan kualitas manusia Indonesia. Kampung KB yang semula didefinisikan sebagai satuan wilayah setingkat desa atau yang setara dengan kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program pembangunan antara Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga dan pembangunan sektor terkait dalam upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat berubah menjadi satuan wilayah setingkat desa dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusikeluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat, yang akan dipayungi dengan Instruksi Presiden tentang Penyelenggaraan Program Kampung Keluarga Berkualitas untuk mengoptimalkan upaya penguatan dan pemberdayaan institusi keluarga secara nasional.
Inpres Kampung KB mengamanatkan pemerintah daerah untuk membentuk Kampung KB disetiap desa/kelurahan sebagai implementasi nyata pembangunan kualitas dalam lingkup terkecil yakni keluarga. Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting optimalisasi peran Kampung KB diwujudkan dengan membentuk Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di setiap kampung KB. DASHAT bertujuan untuk mempemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting (yang memiliki catin, bumil, busui, baduta/balita stunting terutama dari keluarga kurang mampu), melalui pemanfaatan sumberdaya lokal (termasuk bahan pangan lokal) yang dapat dipadukan dengan sumberdaya/kontribusi dari mitra lainnya.
RTL Kegiatan:
1. Mempersiapkan pembentukan Kampung KB di setiap Desa sesuai dengan Inpres Kampung KB;
3. Mempersiapkan Pembentukan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung KB;
4. Peningkatan kapasitas Pengelola Program Kampung KB tentang Percepatan Penurunan Stunting.