

SEMARANG (19/12/2022)- “Semangat melayani dan berkolaborasi” menjadi pesan motivasi dalam forum Evaluasi Kinerja Penyuluh KB dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting bagi 140 Penyuluh KB se-Jawa Tengah, termasuk Ketua dan Perwakilan Pengurus DPC IPeKB Kabupaten Demak. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan (Ditlinlap) BKKBN Pusat ini, turut digelar Rakerda IPeKB Jawa Tengah yang merumuskan rencana kerja di tahun 2023 mendatang.
Sambutan dari Sekretaris BKKBN Provinsi Jawa Tengah Sri Rahayu, SKM, MM, membuka jalannya kegiatan yang difasilitasi oleh Bidang ADPIN, serta berlangsung secara maraton selama dua hari, 18-19 Desember 2022, di Hotel Santika Semarang. Guna mengobarkan semangat Penyuluh KB dalam mencapai target penurunan prevalensi stunting menjadi 14% di tahun 2024, sambutan juga disampaikan langsung oleh Direktur Ditlinlap BKKBN Pusat I Made Yudhistira Dwipayama, S.Psi, M.Psi. Sejumlah arahan dan pesan motivasi pun disampaikan dalam kesempatan ini. Pertama, perihal pentingnya memetakan siapa saja “pelanggan” dari IPeKB Jawa Tengah, utamanya para anggota, sehingga rencana kerja yang dijalankan dapat lebih berorientasi pada manfaat yang diberikan. Kedua, meningkatkan kapasitas IPeKB selaku organisasi profesi melalui tiga hal, yaitu mengidentifikasi kebutuhan anggota, menyelaraskan program dengan isu-isu terkini Bangga Kencana, serta meningkatkan kapabilitas DPD/DPC IPeKB dalam menggerakkan anggota secara kompak. Adapun hal- hal tersebut penting dilakukan, mengingat potensi besar yang dimiliki Penyuluh KB yakni dalam penguasaan lini lapangan. Terakhir, tantangan untuk berkolaborasi dalam program bersama Ditlinlap BKKBN Pusat turut ditawarkan, yang diharapkan mampu mendorong kreatifitas PKB Jawa Tengah, sejalan dengan semangat “bergerak lebih baik dari pada berdiam diri”.
Sementara itu, dalam momen Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IPeKB se-Jawa Tengah Tahun 2022, sejumlah isu dan agenda prioritas menjadi materi pembahasan. Seperti isu Kenaikan Pangkat PKB yang terkendala kelebihan angka kredit unsur penunjang, yang saat ini tengah ditangani oleh Ditlinlap BKKBN untuk dicarikan solusi. Serta agenda peringatan HUT IPeKB tahun depan yang rencananya akan dimeriahkan dengan pemecahan Rekor MURI Penyuluhan 7 Hari 7 Malam dan giat Porseni IPeKB pada 26 Juli 2023 di GOR Trisanja Slawi, Tegal. Dari forum Rakerda ini pun, tersusun draft Rencana Kerja DPD IPeKB Jawa Tengah Tahun 2023 yang diserahkan pada Bidang ADPIN Perwakilan BKKBN Jawa Tengah.
Sebagai penutup kegiatan, Ketua Tim Pokja Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi (ADPIN) Nasri Yatiningsih, SE, MM, menyampaikan lima poin pengarahan, yang sekaligus menjawab usulan yang mengemuka dalam berjalannya forum, yaitu:
1. Siap mensupport kegiatan Porseni IPeKB Tahun 2023.
2. Siap memfasilitasi Pelatihan content creator KIE Media Sosial bagi Penyuluh KB.
3. PKB diminta memastikan tersalurkannya pembayaran kader PK22 dengan baik.
4. PKB wajib memperhatikan jadwal pengumpulan Dupak periode Juli-Desember 2022, yakni minggu kedua bulan Januari 2023. Termasuk lebih jeli dalam pengajuan unsur penunjang.
5. Kolaborasi dalam me-repost konten Medsos BKKBN Jateng official bagi PKB yang belum aktif membuat konten KIE.
(Tim IPeKB Demak)