DEMAK – Kamis (20/5), Jelang akhir periode Pendataan Keluarga yang berlangsung pada 1 April – 31 Mei 2021, Tim BKKBN Pusat melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap progress Pendataan Keluarga di Kabupaten Demak. Bertempat di ruang Pertemuan Dinpermades P2KB Demak, Tim Monitoring PK21 Pusat yang diwakili Ira Fitriyani, dari Direktorat Pelaporan dan Statistik BKKBN Pusat dan Tinggo Mariza,dari Biro Hukum, Organisasi dan Tata Laksana BKKBN pusat disambut oleh Kepala Dinpermades P2KB Kabupaten Demak, Drs. Daryanto, MM, beserta sejumlah jajaran tim Posko PK21 Kabupaten Demak. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Manager Pengelola dan Manager Data dari seluruh kecamatan di Kabupaten Demak.
Mengawali kegiatan, Kadinpermades P2KB Demak berpesan agar dalam pelaksanaannya di lapangan, seluruh pihak yang terlibat Pendataan Keluarga, baik dari level Kecamatan hingga kader pendata tetap memperhatikan protokol kesehatan, mengingat era pandemi masih berlangsung.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi terbuka mengenai permasalahan-permasalahan yang terjadi selama proses pendataan keluarga berlangsung yang dipandu oleh Sub-koordinator DATIN BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Heri Kusyanto. Salah satu permasalahan yang cukup banyak muncul yaitu data keluarga yang hilang dan data yang mengalami kendala penyimpanan, saat ini masih dalam diinvestigasi oleh tim provinsi, maupun pusat. Sedangkan yang berkaitan dengan SPJ dan metode pembayaran kader, masih dalam tahap penyempurnaan dan akan diinformasikan melalui surat resmi dalam waktu dekat.
Dalam diskusi yang dipandu oleh Kadinpermades P2KB kab Demak Drs Daryanto , MM yang didampingi Kepala Bdang Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan penggerakan Sukardjo, SKM, M,Kes dapat masalah masalah yang ada antara lain Server yang lambat loading lama, beberapa data dari kader pendata yang hilang, kader pendata ditengah tengah entri mengundurkan diri, ada desa yang belum mendapatkan user name sehingga tidak bisa entry. menurut Sukardjo beliau keliling dari kecamatan ke kecamatan untuk mengetahui kondisi riil yang ada di lapangan. sampai saat ini demak capaian baru 58 % , dari target jumlah Kepala keluarga yang didata 382,070, ungkapnya.
Melalui kegiatan monitoring tersebut diharapkan dapat menjadi media penyelesaian permasalahan-permasalahan seputar Pendataan Keluarga di kabupaten Demak.
Tim Posko PK21 Kab. Demak


























