SAYUNG (15/9/2021)- Pembinaan PKB/PLKB Kecamatan Sayung berlangsung pada Kamis, 15 September 2021. Bertempat di UPPKS Angkringan Ngangeni, Kampung KB Kenanga, Desa Loireng, sejumlah evaluasi dan saran bagi kemajuan program Banggakencana pun disampaikan oleh Tim Pembina dari Bidang P2PP Dinpermades P2KB Kabupaten Demak.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi presentasi dari PKB/PLKB Kecamatan Sayung. Poin yang disampaikan yaitu meliputi cakupan wilayah desa bina, data target PPM bagi masing- masing desa, capaian PB dan PA terhadap PPM 2021, serta diklat pengembangan SDM yang pernah diikuti. Selain itu, bagi PKB yang memiliki wilayah binaan Kampung KB, juga turut menampilkan capaian laporan intervensi kegiatan di website Kampung KB. Secara berurutan, materi presentasi disampaikan oleh PLKB Dhi’fan Hanung Julun Saputro, S.Ak, PKB Indri Astuti S.I.Kom, dan PKB Abdul Syukur.
Terakhir, sekaligus sebagai kesimpulan, Koordinator BPKB Sayung Fatimah Nur Pratiwi, ST, menyampaikan kendala yang dihadapi dalam memenuhi target PPM, serta capaian kumulatif Kecamatan Sayung, dimana capaian PB MKJP mayoritas telah mencapai bahkan lebih dari 100%. Menyisakan jenis KB IUD yang ada di posisi 92,31%. Sementara untuk capaian PB Non MKJP yang masih sangat rendah, hal ini dikarenakan target PPM yang terlampau tinggi bagi Kecamatan Sayung.
Sebelumnya, Kasi Advokasi, KIE dan Penggerakan Bidang P2PP Dinpermades P2KB Drs. Ahlam Kamal, MM, mengingatkan agar PKB/PLKB Sayung kembali berpatokan pada 10 Langkah PLKB. Seperti upaya advokasi, baik kepada tokoh formal maupun informal di tingkat desa hingga kecamatan. Hal ini mengingat keberlangsungan program Banggakencana yang juga membutuhkan dukungan dari Pemerintah Desa.
Sementara itu, hasil evaluasi disampaikan oleh Kasi Dalduk dan Iga Drs.Adi Susanto, MH. Usai giat pembinaan ini, BPKB Sayung diharapkan mempunyai Buku Besar/Data Akseptor KB MKJP untuk jenis Implant dan IUD, sehingga akseptor BP maupun monopause dapat lebih terpantau dan membantu validasi data PA. Selanjutnya, dilakukan sinkronisasi antara data capaian PB yang dipresentasikan dengan data laporan F/II/KB Kabupaten Demak. Dimana ditemukan selisih angka cukup banyak untuk jenis KB Implant, yaitu 75 : 117, sehingga perlu dikoreksi ulang.
Selain itu, turut disampaikan perihal kewajiban pengisian Link laporan akseptor MKJP setiap bulannya, yang harus sama dengan data di Laporan SR SIGA. Terakhir, apresiasi pun disampaikan bagi dua Kampung KB di wilayah Kecamatan Sayung, Kenanga Loireng dan Teles Bedono, yang masuk klasifikasi berkelanjutan/paripurna. Diharapkan prestasi tersebut mampu dipertahankan, dan semakin dilengkapi dengan pembaharuan RDKIK menjadi “Rumah Dataku” yang mulai tahun ini berstatus sebagai Kelompok Kegiatan (Poktan).
(Tim BPKB Kecamatan Sayung)





