Kajian Fiqh Tematik

Demak (16/02/2025) telah terlaksana Kegiatan Kajian Fiqh Tematik bertempat di Masjid Agung Demak mulai pukul 05.00 s/d 05.55.
Hadir dalam kegiatan:

Ketua Umum Takmir Masjid Agung Demak Noor Fauzi, S.Ag. M.Pd.

Perwakilan OPD se- Kabupaten Demak

Para Jamaah Sholat Shubuh Masjid Agung Demak.
Pemateri: Mansyur Abdillah., S.Ag., M.Pd.
Tema: Ketentuan Rukhsoh dalam Berpuasa.
Hasil:

  1. Ibadah Puasa Bulan Ramadhan akan dilaksanakan 14 hari lagi.
  2. Puasa dilaksanakan mulai munculnya fajar shodiq hingga tenggelamnya matahari.
  3. Menurut Imam Syafi’i, Niat dalam puasa hukumnya wajib sebelum fajar shodiq. Sementara niat untuk satu bulan, maka hukumnya hanya untuk satu kali saja.
  4. Menurut Madzhab Hanafi, boleh niat puasa setelah fajar shodiq. Jadi kalau lupa niat di malam hari sebelum fajar shodiq, maka niat mengikuti Imam Hanafi.
  5. Di dalam kitab fathul mu’in diterangkan bahwa niat harus di dalam hati.
  6. Hal yang membatalkan puasa ada kesengajaan memasukkan sesuatu di dalam lobang tubuh. Di samping itu kesengajaan berjunub juga membatalkan puasa.
  7. Berhubungan suami istri di malam bulan ramadhan diperbolehkan, dan mandi wajib ketika setelah fajar shodiq juga diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa, karena mandi tersebut hukumnya wajib.
  8. Mandi saat berpuasa yang bertujuan untuk menyegarkan badan (mandi tidak wajib) hukumnya sunnah. Jika mandi tersebut mengakibatkan air masuk sampai di dalam lobang tubuh, maka puasanya batal.
  9. Suntik hukumnya tidak membatalkan puasa, karena tidak masuk di dalam lubang2 yang ada di dalam tubuh.
  10. Jika obat yang harus dimasukkan di dalam salah satu lobang tubuh, dan harus dimasukkan di siang hari, meskipun obat itu terasa di mulut, maka tidak membatalkan puasa.
  11. Infus dibagi menjadi 2, pertama pengganti makanan, ke dua untuk obat. Jika untuk obat maka tidak membatalkan puasa.
  12. Musafir jika tidak mampu untuk berpuasa, maka diperbolehkan untuk tidak berpuasa ramadhan, namun harus mengganti (mengqodlo) di lain hari
  13. Tidak ada toleransi bagi profesi sopir yang tidak mampu berpuasa di bulan Ramadhan.
    RTL: Melaksanakan Puasa di Bulan Ramadhan dengan memperhatikan hukum rukhsoh (dispensasi) dalam melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan