
Kamis, 24 September 2026. Dinpermades P2KB Demak – Tim Monitoring dan Evaluasi melakukan monitoring dan evaluasi KPSPAMS Tirto Mandiri Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung. Dari hasil monev pada aspek kelembagaan dan organisasi, seluruh dokumen dinyatakan lengkap, meliputi SK Kepengurusan KPSPAMS, Struktur Organisasi, AD/ART, serta pertemuan rutin pengurus yang dilaksanakan 1 bulan sekali. Pada aspek administrasi dan keuangan, pembukuan juga tercatat lengkap, meliputi Buku Penerimaan Iuran dan Laporan Keuangan Bulanan/Tahunan (RAT). Untuk tarif air, telah ditetapkan berdasarkan regulasi yaitu jumlah Sambungan Rumah (SR) sebanyak 650 SR dengan abonemen Rp 500, tarif Rp 2.000/m³, dan biaya pemasangan baru Rp 600.000.
Sementara pada aspek teknis dan operasional, Buku Catatan Pemeliharaan, Pemeriksaan Kualitas Air Berkala, dan Pencatatan Meter Air Pelanggan juga dalam kondisi lengkap dan tertib. Adapun saran dan rekomendasi dari hasil monev, KPSPAMS Tirto Mandiri saat ini sudah masuk sebagai unit usaha BUMDes. Untuk cakupan wilayah, Dukuh Ngayon dengan 2 sumur dan 1 tower dinilai sudah tercukupi untuk melayani ± 350 SR. Sedangkan Dukuh Gili dan Dukuh Tirip masih membutuhkan tambahan tower, saat ini baru memiliki 1 sumur, dan Dukuh Gili membutuhkan sumur baru dikarenakan debit air sedikit. Di wilayah tersebut terdapat 2 sumur, namun 1 sumur tidak berfungsi, dengan jumlah pelanggan ± 300 SR. Dari sisi pendapatan, KPSPAMS Tirto Mandiri mencatatkan pendapatan per bulan sekitar Rp 20.000.000 dengan beban listrik dan pengeluaran yang lain ± Rp 10 juta per bulan. Selain itu, KPSPAMS juga memberikan kontribusi sosial untuk masjid, mushola, dan sekolah dengan potongan pembayaran sebesar 50%.
Sebagai tindak lanjut, Pemdes Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung didorong untuk berkoordinasi dengan dinas terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU), guna mengusulkan bantuan tower untuk meningkatkan layanan air bersih.