
Bogosari – Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Berkah Bersama mengadakan Pelatihan Administrasi dan Teknik PAMSIMAS di balai desa Bogosari.
Muhammad Makruf dalam sambutannya sebagai Kepala Desa menyampaikan terimakasih kepada fasilitator PAMSIMAS desa Bogosari. Makruf berharap melalui kegiatan ini, peserta pelatihan memahami dan mampu melakukan pembangunan SPAMS dengan baik. Makruf juga memberi apresiasi lebih kepada Suyanti, “Keroyo-royo za bu” (dalam bahasa jawa.red) ucapnya.
“Bagaimana tidak?”
Ibu 2 anak ini dalam kondisi hamil bukannya memperbanyak istirahat, Suyanti memilih tetap melaksanakan tugas sebagai tutor dibidang administrasi. Usia kandungan menginjak sembilan bulan tidak menjadi hambatan bumil satu ini untuk menerobos jalanan bergelombang tanah padas “brenjul-brenjul” (Desa prigi -+ 2 km.red) dari desa Prigi menuju desa Bogosari. Selama pelatihan, Suyanti memfokuskan materi pembukuan dan pelaporan pembangunan SPAMS.
Pelatihan yang digelar satu hari ini terbagi menjadi dua, kelas administrasi dan teknik. Masing-masing kelas diikuti 5 peserta terdiri dari 2 perempuan dan 3 laki-laki, dari anggota KKM dan Satuan Pelaksana (SATLAK) serta tokoh masyarakat.
Pada kelas teknik berjalan sangat interaktif ( “takono sak puasmu” ungkapan bakul cendol.red). Miara Shani sebagai tutor pelatihan teknik mampu membius pesarta melupakan jam makan siang, bahkan kepala desa asik “nimbrung” di kelas ini sampai akhir.
Setelah menjadi tutor pada pelatihan, Miara Shani dan Suyanti masih menyempatkan “inguk-inguk” proses pengeboran sumur di dusun Karangturi desa Bogosari.
TIM 4 ( Shani, Syukron, Suyanti)