SAYUNG (17/9/2020)- Kegiatan Operasional Ketahanan Berbasis Kelompok berlangsung di Kampung KB Kenanga, Desa Loireng, Kecamatan Sayung, Demak pada Kamis 17 September 2020. Dengan mengangkat tema mengenai “Bahaya Narkoba”, kegiatan kali ini kembali menyasar remaja Desa Loireng melalui sejumlah perwakilannya yang hadir.
Bertempat di kediaman Kepala Desa Loireng Nurkaririn, kegiatan diawali dengan sambutan dari tuan rumah, yang didampingi Ketua TP PKK Desa Loireng Mardhiyah, SE. Dalam sambutannya, Kepala Desa mengapresiasi tercapainya dua agenda prioritas Pokja Kampung KB, yaitu Tamanisasi Kenanga dan Perbaikan Gapura Kampung KB. Seperti yang dapat disaksikan di jalan masuk RT 01/ RW I, gapura Kampung KB Kenanga telah terpasang sejak dua hari lalu. Selain itu, mengenai tema dalam kegiatan kali ini utamanya diperuntukkan bagi para pemuda Desa Loireng yang diharapkan dapat meneruskan karya- karya positif yang telah dibuat oleh para senior pendahulu. Sementara itu, untuk bersama membangun desa, Kepala Desa juga menghimbau agar anak muda Loireng jangan terburu- buru menikah. Sebagaimana program Pemerintah mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), usia ideal menikah yaitu 25 tahun bagi laki- laki dan 21 tahun bagi perempuan. Hingga menuju ke usia matang tersebut, para generasi muda pun didorong untuk tetap semangat, tetap berkarya, dan berpikir positif baik pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan.
Berlanjut, sambutan dari Ketua Pokja Kampung KB Kenanga Ghofar Ismail yang menyinggung soal kesolidan Pokja Kampung KB Kenanga yang sangat penting untuk suksesnya program Bangga Kencana di Kampung KB. Selian itu, bagi perwakilan remaja atau pemuda yang diundang, diharapkan dapat mencatat dan menularkan ilmu positif yang diperoleh dalam kegiatan ini kepada rekan- rekannya. Sehingga semangat yang sama dapat terbentuk dan menjadikan generasi muda Desa Loireng sebagai generasi unggul yang terbebas dari Narkoba.
Sebagai inti acara, narasumber Kanit Binmas Polsek Sayung Aiptu Triyono Teguh Ikhtiar didampingi Bhabinkamtibnas Desa Loireng Brigadir Nur Kariyadi, memaparkan materi mengenai Bahaya Narkoba bagi semua kalangan, utamanya remaja sebagai generasi penerus Bangsa. Teguh menekankan agar jangan sekali pun mencoba Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya karena efek ketergantungan serius yang ditimbulkan. Adapun sifat jahat Narkoba yaitu meliputi habitual, adiktif dan toleran dimana tubuh akan menuntut dosis terus ditingkatkan. Dengan mengetahui efek negatif dari narkoba maka muda- mudi Desa Loireng pun dihimbau jangan sampai ada yang menggunakan apalagi menjadi pengedar, karena ancaman hukumannya sampai dengan hukuman mati. Dimana pengguna dan pengedar narkoba melanggar UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Sementara itu, sejumlah faktor eksternal yang memicu penyalahgunaan narkoba pada remaja yaitu mulai dari hubungan yang tidak harmonis dengan orang tua, lingkungan rawan narkoba, kurangnya kontrol orang tua, serta tekanan kelompok sebaya. Selain itu adapula faktor individu yaitu keinginan untuk coba- coba, ingin diterima, ikut trend, cari kenikmatan sesaat, cari perhatian/ sensasi, dan mencontoh tokoh idola. Mengakhiri paparannya, Kanit Binmas pun berpesan kepada para orang tua di Desa Loireng agar anak juga diperlakukan sebagai sahabat. Sehingga tidak mencari pelarian yang salah, seperti bergabung dengan kelompok anak punk yang keberadaannya di Kecamatan Sayung sendiri cukup meresahkan masyarakat. Diharapkan dengan kehadiran program Kampung KB di Loireng ini dapat turut membangun masyarakatnya terutama remaja, serta mengarahkan pada kegiatan- kegiatan yang positif.
Sebelumnya, yel-yel Kampung KB Kenanga kembali didengungkan dalam kegiatan ini, sekaligus sebagai pemacu soliditas Pokja Kampung KB Kenanga.
Salam BKKBN… Berencana itu keren! Salam Kampung KB… Kampung KB Kenanga, Satukan Misi, Bersama Kita BISA! (Bersih Indah Santun Agamis) Kenanga, Kenanga, Kenanga, Yess!!!
(Tim BPKB Kecamatan Sayung)