SAYUNG (16/8/2021)- Balai Penyuluhan KB (BPKB) Kecamatan Sayung, Demak, kembali memfasilitasi Pertemuan Pokja Kampung KB Teles Bedono pada Senin, 16 Agustus 2021. Bertempat di Balai RW 01 Dukuh Bedono, Desa Bedono, kegiatan ini menghadirkan sejumlah undangan terkait, mulai dari Pemerintah Desa Bedono, Perwakilan Puskesmas Sayung I, serta peserta dari unsur PIK-Remaja dan Pokja Kampung KB.
Mengawali kegiatan, narasumber Kasi Advokasi, KIE dan Penggerakan Bidang P2PP Dinpermades P2KB Kabupaten Demak Drs. Ahlam Kamal, MM, menyampaikan perihal peruntukkan kegiatan Kampung KB pada hari ini yang dinilai sudah tepat karena sesuai dengan kebutuhan warga setempat. Pertemuan yang digelar ini pun sedianya menjadi kesempatan untuk menambah ilmu dan pengetahuan para remaja, sehingga dapat diikuti dengan baik. Ia pun mempersilahkan sisa kegiatan yang ada nantinya juga dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Selanjutnya, mewakili Kepala Puskesmas Sayung I, Promotor Kesehatan Rizki Amalia Ramandani, SKM, menjelaskan perihal manfaat dan tujuan dibentuknya Posyandu Remaja. Dimana wadah ini dibentuk untuk mengakomodir kebutuhan para remaja dalam memperoleh pelayanan dan konseling kesehatan remaja, yang menjadi dasar pembentukan Keluarga Berkualitas. Seperti halnya pada Posyandu Balita atau Lansia yang sudah lebih dulu eksis, kegiatannya juga meliputi penimbangan dan pemeriksaan kesehatan. Serta ditambah adanya kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang dapat diisi dengan sharing tema- tema yang dikehendaki sesuai kondisi terkini.
Sementara itu, yang menjadi sasaran program ini yaitu remaja usia 10-18 tahun dan belum menikah. Menambahkan, Ketua Tim Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Bidan Eko, Amd.Keb, menyebut Posyandu Remaja diharapkan turut berperan dalam mengantisipasi kenakalan remaja, seperti narkoba dan juga seks pranikah. Dengan komitmen yang kuat, diharapkan Posyandu Remaja ini nantinya dapat dimanfaatkan dan diisi dengan berbagai kegiatan positif dan produktif.
Sementara itu, Kepala Desa Bedono Agus Salim, menekankan perihal mentalitas para anak muda inilah yang harus dipupuk. Ia berharap, selain memantau masalah kesehatan, lebih jauh program Posyandu Remaja ini mampu menggali potensi, menambah skill yang menguntungkan secara ekonomis.
Agus mencontohkan berdasarkan pengalaman hidupnya, bagaimana sikap terlalu santai suka berleha-leha di masa sekarang, maka di masa depan kesempatan kerja pun sedikit bahkan mungkin tidak ada. Karenanya ia pun memotivasi para generasi muda penerus Desa Bedono ini agar mampu berdaya saing dan memiliki “nilai jual” yang tinggi.
Sebagai penutup, Struktur Kepengurusan Posyandu Remaja “Tumbuh Lestari” dibentuk dengan susunan sebagai berikut:
- Ketua: Tria Indriyani
- Sekretaris: Umi
- Bendahara: Mela
- Meja I Pendaftaran: cahaya
- Meja II Pengukuran: fitri
- Meja III Pelayanan: M.Ikhsanudin
- Meja IV Pencatatan: Afan
- Meja V KIE: Bayu
(Tim BPKB Kecamatan Sayung)




