DEMAK – Selasa (14/9) Penyuluh KB Kecamatan Demak memfasilitasi penyelenggaraan Kegiatan Penyuluhan Pemahaman Kespro dan Stunting bagi Catin di Balai Desa Donorojo.
Mengawali kegiatan, narasumber pertama, Ahmad Afifuddin selaku Kepala KUA Kecamatan Demak menyampaikan hal-hal berkaitan persiapan kehidupan berkeluarga bagi calon pengantin baik dalam sudut pandang agama maupun kesehatan. Dalam paparannya, Ahmad menekankan bahwa dalam berkeluarga, pemahaman Kespro maupun stunting hendaknya dipersiapkan sedini mungkin untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Beranjak ke narasumber ke-2, Kepala Bidang KBK dan KK Dinpermades P2KB, Maftukhah Kurniawati memberikan pengenalan kembali rebranding Program Bangga Kencana yang sasarannya menitikberatkan pada generasi muda. Menambahkan yang disampaikan sebelumnya, Ia juga mengatakan bahwa dalam berumah tangga, tidak hanya kesiapan secara fisik saja, melainkan juga kesiapan psikis serta ekonomi. “Di Kabupaten Demak sendiri memang angka dispensasi nikah yang dikeluarkan cukup mengkhawatirkan, oleh karena itu, pembentukan pemahaman kespro masyarakat perlu ditingkatkan” tambahnya.
Sedangkan narasumber terakhir, Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Demak, Richi Eka Yanti mengupas tuntas metode kontrasepsi, baik tradisional maupun modern yang difasilitasi oleh BKKBN, sebagai bekal kepada calon pengantin yang menghadiri penyuluhan.
BPKB Demak



