
SAYUNG (27/5/2022)- Giat Operasional Orientasi Tenaga Lini Lapangan Kecamatan Sayung berlangsung pada Jum’at, 27 Mei 2022. Pertemuan yang sekaligus memanfaatkan momen rutin Rakorcam PPKBD ini beragendakan sosialisasi update program Tim Pendamping Keluarga (TPK), berikut rencana orientasi teknis tingkat desa pada bulan Juni mendatang.
Bertempat di kediaman PPKBD Karangasem Karminah, kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Paguyuban PPKBD Kecamatan Sayung Sudarto yang mengingatkan kembali perihal tugas pihaknya dalam membantu “nyengkuyung” mensukseskan program Pemerintah, dalam hal ini melalui Dinpermades P2KB Kabupaten Demak maupun BKKBN Jawa Tengah. Karenanya sikap responsif tentunya sangat diperlukan dalam setiap penugasan yang disampaikan.
Berlanjut, paparan dari Plt Koordinator BPKB Kecamatan Sayung Indri Astuti, S.I.Kom perihal informasi terkini program TPK, berikut rencana pelaksanaan orientasi tingkat desa bagi seluruh unsur Tim TPK yang terlibat, mulai dari bidan desa, kader PKK serta kader IMP (PPKBD dan Sub PPKBD). Adapun kegiatan yang dijadwalkan pada awal Juni 2022 tersebut, akan dibagi dalam kelompok- kelompok kecil (kurang dari 30 orang/ kegiatan) agar materi yang disampaikan dapat diserap dengan lebih maksimal. Selain itu, untuk efektivitas waktu kegiatan orientasi, dari total 20 desa yang ada akan dibagi ke dalam 5 jadwal pertemuan terpisah, masing- masing untuk wilayah Utara dan Selatan Kecamatan Sayung. Dalam kegiatan tersebut, Tim BPKB Sayung pun akan dibagi menjadi 2 tim, yang masing- masing akan mengampu wilayah Utara dan Selatan Kecamatan Sayung.
Sementara itu, informasi tambahan perihal teknis pelaksanaan program TPK turut disampaikan oleh PLKB Dhi’fan Hanung Julun Saputro, S.Ak. Diantaranya yaitu pembagian rensi sasaran TPK (ibu hamil, ibu pasca persalinan dan calon pengantin) bagi 20 desa. Nantinya rensi tersebut akan dipecah lagi sesuai jumlah Tim TPK di masing- masing desa. Adapun Kecamatan Sayung sendiri memiliki total 73 Tim TPK, dengan jumlah tim terbanyak di Desa Kalisari sejumlah 8 tim. Kemudian, untuk teknis klaim jasa pendampingan sebesar 10ribu rupiah (dipotong pajak), dilakukan per satu bulan dengan lampiran visum kegiatan berikut dokumentasi pendukung. Walaupun nominal jasa pendampingan terbilang kecil, namun para kader nantinya akan dibekali pula dengan kuota pulsa senilai 100ribu rupiah/ bulan selama jangka waktu Juni-Desember 2022. Sehingga diharapkan kondisi tersebut, tak menyurutkan semangat dalam mensukseskan jalannya program TPK BKKBN.
Menutup kegiatan, salam perpisahan disampaikan oleh PPKBD Jetaksari Murtiani yang mengundurkan diri per bulan Mei 2022. Permintaan maaf pun disampaikan atas kekurangan pihaknya dalam melaksanaan tugas, terutama yang menuntut kemajuan teknologi aplikasi. Selain itu, pengunduran ini juga mengingat usianya yang tak lagi muda, sehingga dinilai sudah saatnya regenerasi. Ia pun berharap sosok penggantinya nanti dapat lebih berkontribusi terhadap program- program Banggakencana ke depannya.
(Tim BPKB Kecamatan Sayung)