
Kamis tanggal 27 Oktober 2022 bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Dinpermades P2KB telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Produk Lokal MF Kedaireka Kab Demak Tahun 2022.
Kegiatan ini merupakan salah satu dari tujuh kegiatan yang dilakukan oleh Institut Teknologi Kesehatan Cendikia Utama Kudus sebagai perguruan tinggi pendamping Kab. Demak dalam rangka mengawal stunting di Kab. Demak.
FGD dilakukan dalam rangka menyiapkan salah satu produk unggulan berbasis bahan pangan lokal yang akan dikembangkan dalam intervensi stunting. Produk yang direkomendasikan dari ahli gizi berdasarkan hasil diskusi dengan lintas sektor dalam hal intervensi stunting yang dilakukan adalah bahan pangan lokal daun kelor dan ikan kembung.
Ikan kembung lebih disarankan, dengan harga yang terjangkau kandungan energi dan protein lebih tinggi daripada ikan salmon, serta kandungan lemak lebih sedikit dari ikan salmon. Daun kelor merupakan bahan pangan lokal yang terjangkau, selain harganya yang murah, menanam kelor juga sangat mudah.
Upaya yang perlu dilakukan adalah edukasi berlanjut pencegahan stunting dengan optimalisasi penggunaan bahan pangan lokal yang ada. Pemanfaatan bahan pangan yang ada bisa dikembangkan dengan pengolahan makanan yang bervariasi tanpa mengurangi kandungan gizinya.
Hadir dalam kegiatan :
1. Sub koordinator ketahanan dan kesejahteraan keluarga
2. Perwakilan Ittikes Cendikia Utama Kudus
3. Perwakilan dari Persagi
4. Perwakilan dari Bappelitbangda
5. Perwakilan dari Dinakerind
6. Perwakilan dari Dinlutkan
7. Perwakilan dari Dinkes
8. Perwakilan dari Dinpertan
9. TA Stunting Kab. Demak
RTL Kegiatan
pendampingan pengolahan produk ikan dan daun kelor oleh Ittikes Cendikia Utama Kudus dalam rangka percepatan penurutan stunting dengan pengkajian desa lokus stunting yang akan menjadi sasaran.