
Pada hari Senin, 13 Februari 2023 Bertempat di Gradika Bhakti Praja Prov. Jawa Tengah telah dilaksanakan Rapat Evaluasi Penanganan Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah
Hadir dalam kegiatan tersebut :
1. Gubernur Jawa Tengah, Wakil Gubernur, dan Setda Prov. Jawa Tengah
2. Unsur Pimpinan Daerah dan OPD Teknis pada 17 Kabupaten
3. Bupati Demak
4. Kepala Bappelitbangda Kab.Demak
5. Kepala Dinsos P2PA Kab.Demak
6. Sekdin DDinpermades P2KB Kab.Demak
7. Kabid PAD
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantu progres Tindak Lanjut Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Lokus prioritas di 17 Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah.
Pada Kabupaten Demak terdapat 48 Desa lokus prioritas yang telah berproses Verifikasi dan Validasi Data terhadap Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) namun proses mensinkronkaran (entri data) pada Aplikasi SIKS-DJ Prov masih terendah Kedua se Provinsi Jawa Tengah.195 Desa lainnya juga berproses dalam Verval tersebut yang diwujudkan dengan Surat Keputudan Kepala Desa hasil Verval. Kendala lamanya Verval disebabkan keterbatasan petugas Verval level Desa.
Bupati agar mendorong Camat dan Kades untuk menjalanakan peran sesuai hasil rapat koordinasi khsusunya Kecamatan dan Desa yg progres vervalnya masih rendah.
Peran Dinpermades P2Kb Kab. Demak untuk mendorong percepatan verval data dengan memberdayakan potensi SDM yg ada di desa.
Hasil verval yang sudah masuk agar segera digunakan sebagai dasar intervensi penghapusan kemiskinan ekstrem utamnaya di 48 Desa lokus prioritas.
Paska ditetapkan hasil Verval Pemdes agar menggunakan data tersebut untuk intervensi melalui :
1. Pembangunan Jamban pada 429 KK
2. Penyediaan Akses Air Minum pada 57 KK
3. Penyediaan Akses Listrik pada 265 KK
4. Pembanguan RTLH pada 11 KK
5. Penanganan Stunting
6. Penangananan anak putus sekolah
7. Pelibatan warga miskin ekstrem tersebut dalam kegiatan swakelola dan padat karya tunai melalaui Ban Gub sarpras dan Dana Desa.
Dengan diseleseaikan verval data P3KE kita akan tahu sasaran intervensi penghapusan kemiskinan ekstrem, tahu jumlahnya, kebutuhan jamban air minum listrik, tidak sekolah, dll. Kalau problem selesai berhasil diidentifikasi (verval) kita bisa intervensi secepatnya sehingga di Tahun 2024 jumlah miskin ekstrem menjadi 0% karena sudah tahu jumlahnya (sasaran).
Rencana tindak lanjut yaitu:
1. Terus mendorong Pemerintah Desa untuk segera menetapkan hasil Verval data P3KE dan mensinkronkaran (entri data) pada Aplikasi SIKS-DJ Prov. Jawa Tengah.
2. Mendorong pemeintah Desa untuk memanfaatkan data P3KE hasil verval untuk diintervensi langsung sebagai sasaran program pembangunan dan pemberdayaan yang ada di Desa.
[11.44, 13/2/2023] +62 812-2544-4547: 3. Bupati mengawal dan melaporka hasil Verval secara mingguan kepada Gubernur.