
Bonus Demografi sudah berada di depan mata, di Tahun 2021 Bonus Demografi akan sulit dicapai karena pandemic COVID19. Meskipun sangat kecil, masih ada kesempatan bagi Indonesia untuk menjadi negara kaya melalui usaha bersama.
Salah satu hal yang menetukan untuk mendapatkan Bonus Demografi adalah dengan tersedianya lapangan perkerjaan. Pandemi COVID19 yang terjadi sejak tahun lalu mengakibatkan hilangnya harapan untuk mendapatkan Bonus Demografi.
Berdasarkan Survey Angkatan Kerja Nasional (SARKERNAS) yang diterbitkan bulan Februari tahun 2020, satu bulan bulan sebelum kasus pertama COVID19, Indonesia mempunyai tenaga kerja sebanyak 137,91 juta. Pandemi COVID19 merubah semuanya. Di bulan Juni 2020, Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengumunkan kurang lebih 1,7 juta pekerja telah kehilangan pekerjaan di awal pandemi, dan bertambah menjadi kurang lebih 5 juta di akhir tahun 2020.
Lonjakan pengangguran di Indonesia semakin menjadi menuju puncaknya. Dan Bonus Demografi hanya akan tinggal kenangan. Melimpahnya usia angkatan kerja yang tidak bisa terserap akan mengakibatkan tingginya angka pengangguran dan akan mengakibatkan meningkatnya kemiskinan.
Meskipun sangat sulit, bukan berarti tidak bisa dicapai. Survei yang dilakukan oleh Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB menunjukan 3,6 persen responden mengatakan pendapatan mereka meningkat di tengah pandemi. Peningkatan ini di raih melalui wirausaha berbasis online seperti berjualan produk makanan beku, sayuran siap dikonsumsi, peralatan kebersihan, vitamin dan sanitizer, Tutor dan konsultasi secara daring
Oleh : Richi Eka Yanti
Sumber : https://www.feb.ui.ac.id/en/blog/2020/11/08/disaster-at-the-peak-of-demographic-dividend/