DEMAK, 17 September 2026 – Tim Monitoring dan Evaluasi KPSPAMS Kabupaten Demak melakukan pembinaan di KPSPAMS “Jaya Mandiri” Desa Jungsemi, Kecamatan Wedung. KPSPAMS Jaya Mandiri merupakan salah satu KPSPAMS tertua di Kabupaten Demak. Berdasarkan catatan, kelompok ini telah berdiri sejak tahun 2012 dan hingga kini masih aktif melayani masyarakat.
Hasil Monitoring: Dari aspek kelembagaan dan organisasi, KPSPAMS Jaya Mandiri memiliki dokumen yang lengkap. Struktur organisasi, AD/ART, dan buku administrasi tersedia. Untuk SK Kepengurusan, tercatat terakhir tahun 2012 dan belum ada pembaruan. Saat ini jaringan PDAM juga telah masuk di desa tersebut. Pertemuan rutin pengurus masih berjalan, terutama untuk bagian penarikan iuran dan teknis operasional. Untuk aspek administrasi dan keuangan, pengelolaan tertib. Buku penerimaan iuran dan laporan keuangan bulanan/tahunan (RAT) tersedia. Saat ini jumlah pelanggan tercatat 150 Sambungan Rumah (SR) dengan tarif abonemen Rp 5.000,-, tarif awal Rp 2.500/m³ dan saat ini menjadi Rp 3.500/m³. Pada aspek teknis dan operasional, buku pemeliharaan dan pencatatan meter air pelanggan tersedia lengkap. Untuk kualitas air, pemeriksaan berkala terakhir dilakukan pada tahun 2025. Sumber air yang digunakan berasal dari IPAS. Biaya operasional listrik tercatat sekitar Rp 1.000.000 per bulan. Menariknya, pengelolaan Pamsimas di Desa Jungsemi saat ini sudah masuk sebagai unit usaha BUMDesa.
Tindak Lanjut: Tim Monev merekomendasikan agar Pemerintah Desa Jungsemi segera membuat SK Kepengurusan KPSPAMS Terbaru mengingat SK yang ada sudah 13 tahun belum diperbarui, untuk memperkuat legalitas kelembagaan dan keberlanjutan layanan air bersih di desa.