Pelatihan ATS dan ABPS sebagai Dampak COVID-19 dengan memanfaatkan SIPBM

[metaslider id=1625 cssclass=””]

Pelatihan Monitoring Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Beresiko Putus Sekolah (ABPS) sebagai Dampak Pandemi Covid-19 dengan Memanfaatkan Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinpermades P2KB Kabupaten Demak pada hari Rabu tanggal 7 Oktober 2020.
Hadir dalam pelatihan ini :

  1. Sekretaris Dinpermades P2KB
  2. Sekretaris Bappeda Litbang
  3. Tim Monitoring ATS/ABPS Kabupaten Demak
  4. Tenaga Ahli P3MD
  5. Pendamping Desa
  6. Pendata ATS/ABPS dengan memanfaatkan SIPBM
    Pendataan ATS/ABPS melalui metode sensus kepada keluarga yang mempunyai anak sekolah usia 4-18 tahun. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengidentifikasi Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Beresiko Putus Sekolah (ABPS) sebagai dampak pandemi Covid-19 sehingga dapat menyusun strategi penanganan ATS/ABPS sesuai dengan tingkat kewenangannya.
    Lokasi pendataan ATS/ABPS di Kabupaten Demak dilaksanakan di 4 kecamatan antara lain :
  7. Kecamatan Mranggen Desa Kalitengah
  8. Kecamatan Guntur Desa Gaji
  9. Kecamatan Bonang Desa Gebang
  10. Kecamatan Demak Desa Sedo