DEMAK, 18 SEPTEMBER 2026 – Tim Bidang Perumahan dan Kelompok Substansi PPTTG PSDA melaksanakan kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan KPSPAMS “Purnama Dadari” di Desa Cangkring Rembang, Kecamatan Karanganyar. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan layanan air bersih perdesaan pasca bencana banjir yang sempat melanda wilayah tersebut. Dari hasil monitoring, pada aspek kelembagaan dan organisasi, dokumen KPSPAMS dinyatakan lengkap. Struktur organisasi dan AD/ART tersedia. Pada aspek administrasi dan keuangan, pengelolaan tertib. Buku penerimaan iuran tersedia, laporan keuangan melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) dilaksanakan satu tahun sekali. Untuk tarif, yang berlaku saat ini adalah Rp 2.000,-/m³ (sudah berlaku 2 tahun) dengan abonemen Rp 3.000,-/bulan. Jumlah Sambungan Rumah (SR) saat ini mencapai ± 180 SR dengan biaya pasang baru jaringan sebesar Rp 600.000,-.
Dari aspek teknis dan operasional, KPSPAMS “Purnama Dadari” memiliki 2 sumur bor dan 1 unit tower. Buku pemeliharaan dan pencatatan meter air pelanggan tersedia lengkap. Untuk pemeriksaan kualitas air berkala, tercatat terakhir dilakukan sebelum banjir dengan kondisi air terindikasi payau. Selain itu, masih ada beberapa warga yang belum ikut Pamsimas dan masih menggunakan sumur pribadi. Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Monev merekomendasikan agar cakupan layanan perlu ditingkatkan dengan menambah sumber air tanah / sumur bor baru agar dapat menambah cakupan layanan air bersih, dan evaluasi tarif untuk menutupi biaya operasional.